Langsung ke konten utama

Belajar dari Mengajar



















gambar : google 

Tak terasa, sudah satu bulan saya mengajar di tempat les atau sebutan untuk tempat kerja saya yang baru. Ada suka dan ada duka. Tapi saya belajar untuk konsisten dengan pekerjaan baru saya, aktivitas kampus dan berusaha untuk tidak meninggalkan aktivitas ngeblog.


3 kali dalam seminggu, tepatnya hari Selasa, Kamis dan Jumat saya ke kampus. Pulang dari kampus saya ke tempat les. Hampir setiap hari selasa dan jumat saya ke tempat les jalan kaki. Dan hari senin, rabu, sabtu dan minggu saya ke tempat les naik sepeda.

Hari selasa kemarin (13/10) saya ke kantor jalan kaki. Teman kantor saya sampai mengatakan kenapa ngga minta dijemput saja? Tapi menurut saya, kalau terlalu sering minta jemput malah ngga baik. Pulang aja udah nebeng. Saya senang kok jalan kaki sekalian olahraga.

Sampai di tempat les, 2 murid saya sudah datang lebih dulu dari saya. Wajah mereka terlihat bersemangat.

Jujur saja saya lelah dari kampus, kepanasan, bus ngetem cukup lama, dehidrasi dan sedikit capek karena jalan kaki. Begitu melihat murid - murid saya, saya lupa kalau lelah. Yah, perasaan lelah itu sudah berubah menjadi bahagia. Meskipun pulang dari les, saya langsung ketiduran. *efekcapek.

Ketika kelas dimulai mereka juga riuh dengan canda tawa. Sampai akhirnya saya meminta mereka untuk berbicara tentang pasar dalam Bahasa Inggris dan mempraktekan jadi penjual dan pembeli. Mereka pun tampak asik. Jarang - jarang melihat pemandangan yang begini. hehehehe.

Saya belajar bagaimana cara mengajar yang menyenangkan di tempat les. Dan membuat kelas lebih hidup. Padahal, saya belum punya pengalaman mengajar.  Dan ternyata, belajar dari praktek itu lebih menyenangkan.

Saat mengajar di tempat les, saya ingat waktu bulan agustus lalu. Ketika saya ikut bapak ke Jakarta, saudara saya ingin saya membuka les disana setelah saya lulus. Tapi satu bulan kemudian saya mendapatkan kesempatan mengajar di tempat les, padahal belum lulus.

Alhamdulillah. Saya bersyukur mendapatkan pekerjaan ini. Meski kadang saya merasa kurang percaya diri dan ada yang membuat saya ragu.

Tapi setidaknya mengajar di tempat les menjadi salah satu motivasi saya untuk mengejar toga, untuk saat ini. Dan kesempatan untuk belajar lagi, terutama belajar Bahasa Inggris.


Do thw best you can until you know better. If you know better, do better. ~ Maya Angelou




Komentar

  1. wah, semangat miii...kudu pedeee.....

    BalasHapus
  2. Hebat
    Smoga bs mengabdi u negeri hhe
    Salam knal ismy:)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih Fitri, dalam kenal. Happy Blogging

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Serunya Berpetualang di Santosa Stable

Senang rasanya menghabiskan waktu seharian di desa. Melihat pemandangan sawah yang hijau yang membentang luas, gemercik air sungai dan suasananya yang selalu membuat rindu. Apalagi bisa berpetualang. Ohh asyiknya....

Pengalaman Kirim Paket Malam Hari via JNE

Akhirnya nulis juga. Sejak saya kerja di Butik, saya mulai berkenalan dengan JNE Express. Yah karena tempat saya bekerja juga melayani belanja online. Dan JNE adalah teman terbaik untuk mengantar paket berisi produk berupa baju, hijab dan aksesories Butik ke customer di Semarang maupun di daerah lain di Indonesia.

Begini Serunya Grand Opening Semarang Thal Cake

Akhirnya waktu yang dinantikan datang juga. Semarang Thal Cake milik Ruben Onsu secara resmi dibuka tanggal 28 Juli kemarin. Oleh - oleh Kekinian Semarang yang #bikinbahagia ini bisa menjadi alternatif oleh - oleh yang bisa kamu bawa pulang saat liburan ke Semarang.