Langsung ke konten utama

Terhipnotis Critical Eleven
















Setelah sekian lama ngga baca novel, akhirnya saya mecahkan rekor membaca novel dalam waktu 12 jam. Mungkin karena saya terhipnotis cerita yang renyah dan mudah dicerna disetiap halaman novel Critical Eleven karya Ika Natassa.


Novel yang memiliki 344 halaman ini benar - benar menarik dinikmati. Saya meminjamnya dari teman saya, Herlina yang membawa buku ini saat ngecamp (sebutan lain untuk tugas volunterism). And I got this book,  setelah menunggunya selesai membaca. hehehe

Halaman demi halaman membuat saya terbang menikmati ceritanya. Bagaimana sosok Ale (Aldebaran Risjad) dan Anya (Tanya Laetitia Baskoro) digambarkan dengan nyata, dan membuat saya terhanyut dalam cerita yang saya baca sampai enggan rasanya berhenti membaca sebelum selesai. Perfect!

Beruntunglah jika seorang pria yang berhasil menemukan wanita seperti Anya dalam kisah nyata, atau sebaliknya beruntunglah seorang wanita yang menemukan pria seperti Ale dan membangun hidup dengannya.

Dan akhirnya memulai kisah cinta dengan seseorang yang pernah duduk tepat disebelahmu di pesawat hingga akhirnya memutuskan untuk menikah dan hidup bersama... Seperti lagu Afgan Jodoh Pasti Bertemu. Yeay!! 


















Alur cerita campuran, cerita yang sedang terjadi dan masa lalu digambarkan dengan jelas, sehingga saya tidak bosan membaca buku ini. Rasanya saya tak ingin cepat - cepat membaca novel ini dan mengulang kembali untuk membacanya setiap cerita yang menghipnotis. hehehehe.

Setelah ngobrol dengan teman saya, Herlina, kami punya padangan yang sama tentang novel Critical Eleven dari bagian yang favorit. Sebagai seorang cewek kami cemburu dengan sosok Anya yang berhasil mendapatkan pria seperti Ale. Karena Ale, pria yang sempurna dan sederhana.

There is my favorit part of this novel :

Critical Eleven, sebelas menit paling krisis dalam penerbangan. Tiga menit setelah take off dan delapan menit sebelum landing.

Sebagai laki - laki, tugas utamanya adalah mengambil pilihan terbaik untuk diri sendiri dan orang - orang yang dekat tergantung pada kita. Hidup memang tidak pernah sedrama di film, tapi hidup juga tidak pernah segampang di film.

Baru kali ini saya terhipnotis novel seperti ini. Thanks for my friend who lend me this book!

Kamu pemasaran buku ini? Kamu harus mencarinya di toko buku dan membacanya hingga selesai dan menikmati setiap ceritanya. Meskipun temenmu akan mengatakan kamu autis karena buku ini. 

Buku                 : Critical Eleven
Author              : Ika Natassa ( @ikanatassa)
Penerbit           : Gramedia

Komentar

  1. Makin penasaran pengen baca bukunya, udah tiga kali baca postingan review buku ini. BAgus ya, Ismi?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mbak. Saya aja masih pengen baca lagi. sayangnya buku pinjem sih. hehehehe

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Serunya Berpetualang di Santosa Stable

Senang rasanya menghabiskan waktu seharian di desa. Melihat pemandangan sawah yang hijau yang membentang luas, gemercik air sungai dan suasananya yang selalu membuat rindu. Apalagi bisa berpetualang. Ohh asyiknya....

Begini Hasil Jepretan Kamera OPPO Mirror 5

Minggu kemarin saya ikutan acara #OPPOFYIexp Semarang. Acara tersebut berlangsung di River View Cafe, Simpang Lima Residence. Nah saya sudah menuliskan pengalaman saya disini.

Ngesgrim di Esgrim House Tlogosari

Senang rasanya ada seorang teman yang mengajak ngesgrim setelah lama juga ngga pergi jalan - jalan. Dan teman saya ini mengajak disaat yang tepat. Pas banget lagi pengen esgrim. hahahahaha