Langsung ke konten utama

Menyaksikan Parade Layar Tancep Komunitas Film Kendal









Ini bukan kali pertama saya masuk ke Pendopo Kabupaten Kendal untuk menghadiri acara disana. Sebelumnya saya pernah menghadiri acara Grand Final Sinok Sinang Kendal. Kali ini saya masuk Pendopo untuk menghadiri acara Layar Tancep dari Komunitas Film Kendal.

Jum'at pagi (20/05) Saya mendapat informasi dari teman kalau ada acara Film yang berlangsung di Pendopo. Lalu saya share informasi tersebut melalui media sosial, dan mengajak beberapa teman untuk ikut nonton sekalian meetup gitu biar seru.

Kegiatan komunitas di Kendal memang sedikit berbeda dibandingkan kota tetangga yang bisa dilihat lewat media sosial. Di kota sendiri, jika komunitas tidak aktif di media sosial maka harus datang dan melihat acara langsung. Melihat acaranya seperti apa. 

Sekitar pukul 20.00 saya baru sampai di Pendopo, padahal jadwal yang tertera di poster adalah pukul 18.30. Setidaknya saya belum terlambat untuk menonton. Didepan acara sudah terlihat ramai. Dan saya pun berhenti sejenak di depan meja registrasi. 

Ternyata saya ditanya apakah saya membawa undangan atau tidak. Sedangkan saya datang karena informasi dari teman dan tujuan saya adalah melihat karya sineas pelajar Kendal. Nampaknya dengan berat hati, panitia mengijinkan saya masuk.

Oh, jadi acaranyanya itu pakai undangan? Harusnya ada informasi dong kalau bawa undangan. Untung boleh masuk, kalau disuruh pulang? #ahsyudahlah

Acara ternyata baru dimulai dan masih sesi sambutan. Peserta yang hadir juga puluhan. Kalau kata temen, sudah seharusnya kan acaranya ramai.

Setelah sambutan saya kira akan langsung masuk ke acara ini, nonton film. Dan tebakan saya salah, setelah sambutan, nyatanya tidak langsung nonton film. Tapi diselingi penampilan musik sampai 8 lagu. Sekitar pukul 20.40, layar tancepnya akhirnya dimulai.









Ada 3 Film yang diputar dalam acara Layar Tancep ini :

1. Hong Gempur. Sutradara : Khairul Mustafa, SMKN 1 Kendal

2. Daun yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin. Sutradara : Indra Yan Kurniawan, SMKN 2 Kendal

3. Kalang Disimpang Jalan. Sutradara : Fajar Surya Widiawan, SMAN 2 Kendal

 3 film yang diputar, saya lebih interest dengan film dokumenter Kalang Disimpang Jalan. Bercerita tentang budaya ritual yang masih dilakukan oleh suku Kalang. Dalam ritual ini banyak makna dan nilai sosialiasi. Budaya ini masih ada di daerah Poncorejo Kecamatan Gemuh yang belum banyak diketahui oleh masyarakat. 

Jika dilihat acara Layar Tancap ini pertama kali diadakan di Pendopo Kabupaten Kendal, acara ini bisa dikatakan sukses. Semoga sineas Kendal khususnya pelajar bisa semakin bangkit dan semangat berkarya. 

Komentar

  1. terimakasih atas partisipasinya. saya secara umum sebagai panitia memohon maaf jika ada kekurangan dalam acara yang kami selengarakan. dan saya secara pribadi sebagai filmmaker kalang disimpang jalan mencugapkan terimakasih atas partisipasinya.

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Serunya Berpetualang di Santosa Stable

Senang rasanya menghabiskan waktu seharian di desa. Melihat pemandangan sawah yang hijau yang membentang luas, gemercik air sungai dan suasananya yang selalu membuat rindu. Apalagi bisa berpetualang. Ohh asyiknya....

Pengalaman Kirim Paket Malam Hari via JNE

Akhirnya nulis juga. Sejak saya kerja di Butik, saya mulai berkenalan dengan JNE Express. Yah karena tempat saya bekerja juga melayani belanja online. Dan JNE adalah teman terbaik untuk mengantar paket berisi produk berupa baju, hijab dan aksesories Butik ke customer di Semarang maupun di daerah lain di Indonesia.

Begini Serunya Grand Opening Semarang Thal Cake

Akhirnya waktu yang dinantikan datang juga. Semarang Thal Cake milik Ruben Onsu secara resmi dibuka tanggal 28 Juli kemarin. Oleh - oleh Kekinian Semarang yang #bikinbahagia ini bisa menjadi alternatif oleh - oleh yang bisa kamu bawa pulang saat liburan ke Semarang.