Langsung ke konten utama

Catatan Film Cek Toko Sebelah









Setelah sekian lama ngga ke bioskop, akhirnya nonton kangen juga nonton Film Indonesia. Jadi saya putuskan buat nonton Film Cek Toko Sebelah yang merupakan film kedua Ernest Prakasa. Film ini tayang di bioskop tanggal 28 Desember 2016.


Jadi saya nonton Film Cek Toko Sebelah hari Selasa (03/01) jam pertama tayang pukul 12.30. Saya beli tiket 15 menit sebelum film dimulai. Alhamdulillah, ngga perlu antri panjang untuk mendapatkan tiket nonton. Padahal sempat membayangkan antrian tiket bakal panjang. hehehehe.

Tentang Film  

Film yang ditulis dan disutradarai oleh Ernest Prakasa ini merupakan sebuah kombinasi komedi dan drama keluarga yang dibintangi oleh Ernest Prakasa, Dion Wiyoko, Chew Kin Wah, Adinia Wirasti, Gisella Anastasia.

Sama seperti film pertamanya berjudul Ngenest, cerita dalam film ini mengalir bagai air, enak gitu dinikmati ceritanya dari awal hingga akhir. Apalagi ada 20 wajah komika yang hadir dalam film ini. Lelucon - lelucon kekinian dengan sindiran sosial yang terasa pas dan tidak berlebihan. Dan moral value-nya itu dapet banget.

Dalam film ini Ernest mengangkat realitas etnis Tionghoa saat anak beranjak dewasa. Ketika anak kuliah yang tinggi, mirisnya ujung-ujungnya bekerja di toko orang tuanya sendiri. Sebuah realitas yang sering kita temui disekitar kita.

Penonton satu bioskop pun sampai ngga bisa menahan tawa lihat tingkah lucu karyawan toko sembako Koh Afuk dan toko sebelah. Termasuk penonton yang duduk di bangku sebelah kanan dan kiri saya, mereka ketawa cukup keras. Saking ngga kuat nahan tawa kali ya... Asli lucu ceritanya.

Karier vs Keluarga

Erwin (Ernest Prakasa) menikmati hidupnya dengan karir gemilang di usia muda. Ia juga memiliki kekasih yang cantik dan sukses, Natalie (Giselle Anastasia). Kehidupan Ernest berubah ketika ayahnya Koh Afuk (Chew Kin Wah) meminta Erwin untuk melanjutkan usaha toko sembako yang dirintis dari nol.

Hal ini membuat Erwin dilema dan sang kakak Yohan (Dion Wiyoko) yang merasa dia yang berhak melanjutkan usaha toko Sembako. Sayangnya sang ayah belum bisa mempercayakan toko sembakonya kepada Yohan. Hal ini yang kemudian memicu konflik antara Yohan dan Erwin. Jadi siapa yang akhirnya meneruskan usaha Koh Afuk? Cek aja Film Cek Toko Sebelah di bioskop terdekat.

Pada bagian ini (konflik) ceritanya bikin baper karena dramanya yang nyentuh dan menarik penonton masuk ke dalam cerita. Hampir saja saya nangis karena adegan ini. Tapi setelah lihat kanan kiri akhirnya menahan diri untuk tidak menangis. Malukah? Masa nonton sendiri air mata rembes mili gitu. Apalagi nonton filmnya sendiri. Omooo...

Setiap masalah pasti ada jalan keluarnya jika diselesaikan dengan duduk bersama. Pesan itu yang coba disampaikan disini. Menjaga karier itu penting, tapi menjaga keutuhan keluarga itu yang paling penting.

Jadi ingat lagu yang dinyanyikan Asri Welas :

Harta yang paling berharga adalah keluarga
Istana yang paling indah adalah keluarga
Puisi yang paling bermakna adalah keluarga
Mutiara tiada tara adalah keluarga

Lagu Keluarga Cemara, Penyanyi Novia Kolopaking. Kalau anak tahun 90an pasti tahu lagu ini, kalau ngga tahu berarti ndesoo...


Kekuatan Peran 

Jadi di Film Cek Toko Sebelah ini saya suka dengan peran Chew Kin Wah dan Dion Wiyoko. Karena konflik cerita ada pada peran mereka. Yang berhasil bikin baper dan hampir. Ditambah peran Adinia dan Giselle yang menguatkan emosi dalam cerita dan Ernest sebagai tokoh utama yang menjaga aura komedi di film ini.

20 komika yang ikut berperan dalam film ini juga mendapatkan peran yang apik dan tidak berlebihan. Dan saya suka dengan penampilan Kaesang Pangarep yang hadir diawal film.

Lagu berjudul Senyuman dan Harapan yang merupakan kolaborasi GAC dengan The Overtunes berhasil membuat mood film ini asyik dan cantik. Overall, ngga terasa film ini mengalir begitu saja ceritanya sedih dan bahagia begitu menyentuh. Berhasil bikin baper.











Jika kita berharap banyak maka kita akan kecewa banyak. Maka kita perlu belajar banyak untuk mencari solusinya bukan?

Komentar

  1. Wah, bagus ya ceritanya. Tampaknya memang bikin baper sih hehe.
    Jadi tertarik sama film ini :D

    BalasHapus
  2. Ayo tonton filmnya 😊 #supportfilmindonesia

    BalasHapus
  3. ini filemnya sedih sedih gimanaaa gitu ya haha, bikin baper -__- . tapi seru sihh.
    mampir juga ke tulisan ini ya Pariwisata seru makasih

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Serunya Berpetualang di Santosa Stable

Senang rasanya menghabiskan waktu seharian di desa. Melihat pemandangan sawah yang hijau yang membentang luas, gemercik air sungai dan suasananya yang selalu membuat rindu. Apalagi bisa berpetualang. Ohh asyiknya....

Pengalaman Kirim Paket Malam Hari via JNE

Akhirnya nulis juga. Sejak saya kerja di Butik, saya mulai berkenalan dengan JNE Express. Yah karena tempat saya bekerja juga melayani belanja online. Dan JNE adalah teman terbaik untuk mengantar paket berisi produk berupa baju, hijab dan aksesories Butik ke customer di Semarang maupun di daerah lain di Indonesia.

Begini Hasil Jepretan Kamera OPPO Mirror 5

Minggu kemarin saya ikutan acara #OPPOFYIexp Semarang. Acara tersebut berlangsung di River View Cafe, Simpang Lima Residence. Nah saya sudah menuliskan pengalaman saya disini.